Dalam masyarakat Dayak, dipercaya ada ada suatu makhluk yang disebut-sebut sangat agung, sakti, ksatria, dan berwibawa. Sosok tersebut konon menghuni gunung di pedalaman Kalimantan, bersinggungan dengan alam gaib. Pemimpin spiritual, panglima perang, guru, dan tetua yang diagungkan. Ialah panglima perang Dayak, Panglima Burung, yang disebut Pangkalima oleh orang Dayak pedalaman.Ada banyak sekali versi cerita mengenai sosok panglima tertinggi masyarakat Dayak, Panglima
Rabu, 26 Desember 2012
Jumat, 23 November 2012
PANORAMA GUA ALAM SANTOK KEC. SAJINGAN BESAR
Terdapat Patung Bunda Maria yang dulunya digunakan untuk tempat meditasi dan sembahyang
Tempat tersebut masih dianggap tempat yang sacral (suci) oleh masyarakat local di samping pemandangannya indah da menarik.
Wisata ini Terletak ± 85 Km dari pusat Kota Sambas, goa alam Santok berada di Kecamatan Sajingan Besar. Untuk sampai ke tempat tujuan kita menempuh waktu perjalanan lamanya sekitar 3 jam,. Di dalam waktu perjalanan kita bisa menikmati pemandangan yang indah, dan melihat kehidupan sehari-hari masyarakat Sajingan Besar. Di dalam goa alam santok ini terdapat Patung Bunda Maria yang dulunya digunakan untuk tempat meditasi dan sembahyang masih dianggap tempat yang sacral (suci) oleh masyarakat local disamping pemandangannya indah dan menarik goa alam santok ini memilik beberapa keindahan lainnya bisa di rasakan oleh pengunjung sendiri.
Pantai Tanjung Batu Pemangkat
Pantai Tanjung Batu merupakan pantai yang berbentuk Tanjung, bentuk alam yang terdiri dari bukit yang berbatu dan menjorok ke laut dengan ketinggian kurang lebih dari 80 meter. Pantai Tanjung Batu terletak 47 kilometer dari pusat Kota Kabupaten Sambas. Di kaki bukit ini banyak terdapat Batu-batu yang menghampar ke laut yang dapat di lihat apabila air dalam keadaan surut. Objek Wisata Pantai Tanjung Batu ini dilengkapi dengan gunung yang berfungsi sebagai benteng alam. Terdapat tempat penginapan yang berada di sekitar pantai tanjung batu.
Rabu, 31 Oktober 2012
Pantai Putri Serayi Jawai Terancam Abrasi
Selasa, 18 September 2012
Rehan Balita Asal Pemangkat Penderita Hydrocephallus, Butuh Uluran Tangan
Namanya Rehan, anak terlantar, lahir sudah ditinggal sang ayah, hanya ibunya Ningsih yang setia merawatnya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat Ningsih tak mampu untuk mengobatinya. Kini mereka hanya bisa mengharap uluran bantuan dermawan agar bisa berobatHARI KURNIATHAMA, Pemangkat BAYI kelahiran 22-11-2011 bayi tersebut lahir dalam kondisi yang tidak mempunyai ayah, ceritanya pun ironis. Dalam usianya masih belia, bocah malang ini sudah menginap penyakit Hydrocephallus (kepala membengkak). Kondisi ini merenggut senyum dan tawa warga yang tinggal di Dusun Sungai Mas, Pemangkat Kota, Pemangkat ini.
Senin, 27 Agustus 2012
Mati Suri,Erna Warga Pemangkat Hidup Islami
Pengalaman spiritual Erna binti Ali Nafiah patut jadi pembelajaran beharga. Kejadian mati suri (mati lalu hidup kembali) sepuluh bulan lalu, membuatnya berubah. Dua belas tahun tak pernah salat dan mengaji Al-Quran, kini hidup Islami, kesehariannya hanya mengaji dan Al-quran serta mendakwahkan Islam.
MALAM itu, Sabtu (25/8), di Lapangan Tenis Dusun Tanjung Batu Desa Harapan, Pemangkat dipadati warga. Mereka menggelar halal bihalal di malam ketujuh Syawal 1433 H. Selain bersalaman-salaman untuk bermaafan di bulan kemenangan serta meningkatkan silarurahmi, acara tersebut terasa khidmat dan menarik perhatian warga akan kehadiran sosok Erna, warga Perum Badak Putih Desa Harapan, Pemangkat.
Jumat, 03 Agustus 2012
Kedelai di Sambas Kalah Pamor dari Kacang Hijau
Salah satu faktor sulitnya mendapat kacang kedelai termasuk hasil turunannya air tahu, tempe atau bahan baku kecap di Sambas, meski Sambas merupakan sentra kedelai di Kalbar, dikarenakan kacang kedelai kalah pamor dengan kacang hijau, sehingga petani lebih banyak menanam kacang hijau dari pada kedelai.
“Harga kacang hijau di pasaran sangat menjanjikan. Perkilo bisa mencapai Rp12.000, sementara kacang kedelai hanya berkisar Rp4.500-Rp5.000 per kilo, meski kacang hijau sudah turun namun masih diangka Rp8.000 per kilo saat ini,” ungkap Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas, Abdul Gani di kantornya kemarin.
Sabtu, 28 Juli 2012
Aki : Makan dan Tidur di Sini
Sore ini 27 Juli 2012, episode penyaluran makanan untuk berbuka kepada para dhuafa dilakukan di dusun Sandayan, Desa Sebayan kecamatan Sambas. Kesempatan ini setidaknya memperbanyak silaturahim mengunjungi saudara se-Iman, juga sekaligus menjalankan amanah rekan – rekan dermawan. Alhamdulillah senang rasanya bisa melihat #mereka bingung namun juga senang mendapatkan kunjungan mendadak seperti ini.
Katalia jadi Ujung Tombak Pelestarian Adat
Sebagai salah satu organisasi yang bekecimpung dalam bidang seni dan budaya, Asosiasi Ahli Rias Pengantian Modifikasi dan Modern Indonesia ‘Katalia’ Kabupaten Sambas terus menggelar sejumlah seminar dan sosialisasi, bagaiamana menjaga adat-istiadat tata rias khas Sambas. Tujuannya adalah meningkatkan kepedulian generasi muda mengenai pentingnya mememelihara dan mengembangkan khazanah budaya yang ada, sehingga jangan sampai hilang ditelan zaman.
Minol Luar Beredar Bebas Diskumindag Sidak Pasar Tebas
Dalam inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tebas, tepatnya di warung minuman terminal Kecamatan Tebas yang dilakukan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, bersama instansi terkait di lingkungan Pemkab Sambas, berhasil menyita berbagai jenis minuman beralkohol (minol) merk ternama buatan luar negeri.
Perhatikan Pembangun Bulutangkis
ASISTEN Pelatih Persatuan Bulutangkis Kijang Berantai Sambas, Uray Herianto Arbi, meminta terhadap pemerintah maupun daerah, agar mendukung pembinaan cabang olahraga (cabor) bulutangkis. Dia berharap agar jangan sampai seperti pada Olimpiade London saat ini, di mana harapan jelas tertumpu pada cabor ini, demi melanjutkan tradisi emas.
Perketat Masuknya Minuman Alkohol Luar ke Sambas
Sebagai wilayah yang berbatasan darat dengan luar negeri, maka banyak yang harus diantisipasi pemerintah dan aparat keamanan di Kabupaten Sambas. Di antaranya adalah masuknya minuman keras luar negeri dengan kadar alkohol tinggi, yang berhasil diungkap tim gabungan lintas instansi Pemkab Sambas pada inspeksi mendadak (sidak) di enam kecamatan secara serempak, Kamis (26/7) lalu.
Selasa, 17 Juli 2012
Sejarah Singkat Perpindahan Ibukota Kab. Sambas
Perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas dari kota Singkawang ke Kota Sambas merupakan kegiatan yang monumental dari seluruh rangkaian kegiatan proses pemekaran wilayah Kabupaten Sambas yang secara formal diusulkan kepada Pemerintah Pusat pada Tahun 1997.
Perjuangan pemindahan Ibukota Kabupaten Sambas dimaksud melalui proses yang panjang yang dimulai dengan adanya aspirasi dan desakan masyarakat Sambas yang menginginkan Ibukota Kabupaten Sambas dikembalikan ke Kota Sambas setelah secara formal dipindahkan ke Kota Singkawang dengan Surat Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Nomor : Dbs.52/2/36-33 tanggal 1 April 1963.
Senin, 16 Juli 2012
Budi,Bocah Jawai Penderita Tumor Perut
![]() |
| Budi, warga Sentebang, Jawai, penderita tumor di perut |
LANGKAH koran ini terhenti sejenak tatkala ingin meliput berita duka tewasnya warga Desa Bakau, Jawai, almarhumah Rosita. Tepatnya di RT 13 RW 5 Dusun Sentebang Utara, Sentebang, Jawai. Di rumah yang catnya luntur itu, tampak seorang bocah bercelana pendek tak berbaju, bermain di samping rumah. Asyik bermain sedirian, bocah yang kemudian diketahui bernama Budi tersebut tak merasa ada tamu yang datang. Keheranan begitulah raut wajahnya melihat koran ini didampingi tokoh pemuda Jawai, Syahrial, dan salah satu staf kantor Camat Jawai, datang menghampirinya.
Penanganan Sampah di Pemangkat Dipertanyakan
Masih ingat dengan rapat yang berlangsung di Kantor Camat Pemangkat, 29 Mei lalu. Rapat tersebut dihadiri Camat Pemangkat, anggota DPRD Dapil II Kabupaten Sambas, Kepala Dinas Cipta Karya (PU CK) beserta Kabid Kebersihan PU Cipta Karya, menyepakati bahwa Kadis PU CK Ibrahim akan memperbaiki sarana dan prasaran kebersihan di Pemangkat. Ketika itu dijanjikan penambahan mobil angkutan sampah, serta perbaikan jalan pembuangan akhir di Sebangkau. Namun janji itu sampai kini belum terlaksana.
Minggu, 15 Juli 2012
Komunitas FotoGrafer Pantura Sambas Galang Dana Buat Penderita Tumor.
Sabtu, 14 Juli 2012
Cukup Sodorkan KTP,Warga Sambas Rawat Inap Gratis
Masyarakat Kabupaten Sambas tidak perlu ragu untuk rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas dan Pemangkat. Cukup menyodorkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pasien langsung menginap gratis di Kelas III. Program ini telah diumumkan secara resmi oleh Pemkab Sambas. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Sambas.
Ada Jamkesda, Warga Sambas Jangan Takut Berobat
Warga Kabupaten Sambas diimbau tidak takut untuk berobat karena tak ada biaya. Sebab dengan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada masyarakat untuk rawat inap di seluruh puskesmas maupun di Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sambas,Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH danmanajemen PT Askes (Persero) Cabang Singkawang yang diwakili Dody Pamungkas MKS MM telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Jamkesda di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.
Poltesa, Politeknik Ke-14 di Indonesia
Upaya memajukan pendidikan di Kabupaten Sambas terus digalakkan. Saat ini ada tiga perguruan tinggi di Kabupaten Sambas. Selain STAIS dan LPDI, Politeknik Terpikat Sambas (Poltesa) telah ditetapkan sebagai politeknik ke-14.
“Ini kebanggaan kita (Sambas, red), Poltesa jadi politeknik ke-14 yang ada di Indonesia,” ungkap Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH saat peringatan Dies Natalis Poltesa ke-4, beberapa waktu lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)














.jpg)
